Ups, Jokowi Sidak Kelurahan Masih Terkunci
Selasa, 23 Oktober 2012, 09:44 WIB
Republika/Aditya Pradana Putra

Joko Widodo
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Joko 'Jokowi'
Widodo melakukan sidak ke sejumlah kantor kecamatan dan kelurahan pagi
ini. Jokowi mengaku ingin melihat secara langsung seperti apa pelayanan
publik di wilayah pemerintahannya.
"Bagus, hasilnya bagus. Saya datang ke sana jam delapan pagi tapi belum ada orang. Kan itu bagus," kata dia dengan nada menyindir kepada wartawan di Balai Kota, Selasa (23/10).
Kantor pelayanan publik yang sempat didatangi Jokowi pagi itu adalah kantor Kelurahan Senen, Kelurahan Cempaka Putih Timur, dan Kecamatan Cempaka Putih. Jokowi mengatakan, saat dirinya datang belum ada satu pun camat atau lurah yang ada.
Terlebih, satu di antara tiga kantor itu bahkan belum mematikan lampu-lampu malam hari dan sejumlah ruangan masih terkunci. "Masih sepi, yang ada cuma staf-stafnya saja," ujar Jokowi.
Jokowi juga mengaku sempat berpura-pura menjadi warga biasa yang ingin membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP). Ia sempat menanyakan kepada petugas bagaimana dan di mana tempat pengurusannya.
"Ternyata loketnya saja belum dibuka. Pelayanan publik di Jakarta harus ditingkatkan," imbuhnya
"Bagus, hasilnya bagus. Saya datang ke sana jam delapan pagi tapi belum ada orang. Kan itu bagus," kata dia dengan nada menyindir kepada wartawan di Balai Kota, Selasa (23/10).
Kantor pelayanan publik yang sempat didatangi Jokowi pagi itu adalah kantor Kelurahan Senen, Kelurahan Cempaka Putih Timur, dan Kecamatan Cempaka Putih. Jokowi mengatakan, saat dirinya datang belum ada satu pun camat atau lurah yang ada.
Terlebih, satu di antara tiga kantor itu bahkan belum mematikan lampu-lampu malam hari dan sejumlah ruangan masih terkunci. "Masih sepi, yang ada cuma staf-stafnya saja," ujar Jokowi.
Jokowi juga mengaku sempat berpura-pura menjadi warga biasa yang ingin membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP). Ia sempat menanyakan kepada petugas bagaimana dan di mana tempat pengurusannya.
"Ternyata loketnya saja belum dibuka. Pelayanan publik di Jakarta harus ditingkatkan," imbuhnya
Redaktur: Hafidz Muftisany
Reporter: Adi Wicaksono
0 comments:
Post a Comment